Pada awalnya komputer pribadi hanya ada 2 jenis, yaitu desktop dan laptop. Desktop berasal dari kata Desk (meja) dan Top (atas) yang berarti komputer yang diletakkan diatas meja. Sedangkan laptop sendiri gabungan dari dua kata, Lap yang berarti pangkuan dan Top yang artinya atas, yang berarti komputer yang diletakkan diatas pangkuan.
Nah, pada perkembangannya lebih banyak orang yang bekerja dengan laptop yang ditaruh diatas meja daripada meletakannya di pangkuan. Karena memangku laptop terlalu lama bisa menjadi berbahaya, karena suhu atau hawa yang ditimbulkan komputer ini sangat panas hal ini diakibatkan oleh terbatasnya sirkulasi udara pada laptop.
Lalu muncul model laptop yang menjadi lebih kecil dan lebih ringan, dimana besar komputernya sama besar dengan buku tulis yang biasa dijinjing, yang kemudian disebut dengan notebook. Jadi sebenarnya laptop atau notebook itu sama-sama komputer mini. Yang membedakan cuma penyebutan istilah yang muncul akibat pergeseran makna dimana berpengaruh pada penempatan posisi pemakaian komputer itu sendiri
sedangkan netbook adalah versi terkecil dari notebook.
Beratnya kurang dari 1.5kg dengan ukuran layar 7” – 10”. Netbook dibuat untuk memenuhi kebutuhan para netter yang sangat mobile, karena itu ukurannya dibuat lebih kecil dan ringan dari notebook, agar mudah dibawah kemana-mana. Karena fungsi utamanya sebagai mobile internet device, maka netbook lebih menonjolkan base internet. Sehingga hanya dapat menjalankan aplikasi dengan resource kecil, seperti pengolah kata, browser, dan beberapa game-game ringan. Banyak hardware pendukung yang dikurangi, salah-satunya, DVD/CD Rom
Tidak ada komentar:
Posting Komentar